Karimun – gamawanews.com Warga Perum Gladiora Kelurahan Tebing Karimun Handoko (45) meninggal dunia setelah diduga tenggelam saat berusaha menyelamatkan anaknya yang terseret arus di objek wisata Pantai Pelawan, Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Minggu Pagi ( 03/05 )
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu anak korban, Muhammad Rafisqi Haikal (7), sedang berenang di kawasan pantai menggunakan ban pelampung.
Diduga, ban yang digunakan bocah tersebut terlepas dari genggamannya dan terbawa arus.
Melihat kondisi anaknya dalam bahaya, Handoko segera berlari ke laut untuk memberikan pertolongan.
Korban berhasil menolong sang anak. Namun, setelah proses penyelamatan, Handoko diduga terseret arus pasang dan mengalami kelelahan sehingga tidak mampu berenang kembali ke tepian pantai.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berupaya memberikan bantuan. Karena keterbatasan alat medis di lokasi, kedua korban kemudian segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat, yakni RSBT.
Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung memberikan penanganan intensif. Namun, nyawa Handoko tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, putra korban, Muhammad Rafisqi Haikal, berhasil selamat dan masih menjalani perawatan intensif di RSBT.
Adapun identitas korban meninggal diketahui bernama Handoko, lahir di Tanjung Balai Karimun pada 6 Juni 1980, beragama Islam, bekerja sebagai karyawan swasta, dan berdomisili di Perum Gladiola 3 Blok B No. 9 RT03/RW03, Kelurahan Tebing.
Peristiwa tersebut saat ini telah ditangani oleh pihak Polsek Meral untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi air sedang pasang dan arus laut cukup kuat.( Redaksi )



Posting Komentar