Karimun, gamawanews.com Sebagaiman pemberitaan di salah-satu Media Online terbitan Rabu ( 29/04 ) dengan judul berita " Pelayanan RSUD Tanjung Batu Sangat Buruk, Pasien Rawat Inap 10 Hari Tidak Dapat Jatah Makan " Setelah Banyak masyarakat pembaca berita tersebut terkejut, seperti yang dialami salah-seorang pasien rawat inap RSUD Tanjung Batu Kundur, sudah 10 hari tidak diberi jatah makanan hanya karena berkemampuan ekonomi terbatas, sementara pasien rawat inap di RSUD lain rutin diberikan makanan sungguhpun warga miskin,
Menurut H.Muhammad Asyura Rabu ( 29/04 ) dalam audiensi masyarakat bersama pihak RSUD Tanjung Batu Kundur Kabupaten Karimun Provinsi Kepri mengemukakan, Pasien di RSUD yang tidak mendapatkan jatah makanan jelas merupakan tindakan yang sangat merusak citra RSUD, sudah Sewajarnya, pelayanan kesehatan pemenuhan kebutuhan dasar pasien, termasuk makanan, menjadi prioritas utama kata H.M. Asyura.
Asyura juga menyatakan, makanan dan minuman merupakan salah satu asupan yang dapat membantu pemulihan pasien dari ragam segala penyakit, hal ini seharusnya menjadi prioritas utama jelas Asyura.
Dampak dari Kejadian Ini membuat Kami sebagai warga merasa pihak kesehatan tidak lagi mengedepankan rasa kemanusiaan terhadap warga terutama kepada pasien yang hidup di bawah garis kemiskinan ujar Asyura.
Pelayanan yang diberikan pihak RSUD sering terlambat dan membuat pasien seringkali mengalami kesulitan, sementara Pasien membutuhkan nutrisi untuk mempercepat proses penyembuhan, disini sepertinya kepercayaan Publik jelas Menurun terhadap keberadaan. RSUD Tanjung Batu Kundur dan Kejadian ini mencerminkan buruknya manajemen layanan kesehatan di RSUD Tanjung Batu Kundur dan sabagat dihimbau untuk kedepannya, RSUD diminta berbenah diri ungkap Asyura.
Ditempat terpisah, warga masyarakat saat diminta komentarnya menjelaskan, apa permasalahan sebenarnya, sehingga pihak pengelola RSUD, mengambil sikap yang cukup mempermalukan institusi kesehatan tersebut, Kami sebagai warga yang membaca berita terkait naifnya cara pengelolaan RSUD Tanjung Batu, Apa karena bantuan dari Pemerintah Karimun yang cukup minim, suasana ini jelas sangat memalukan dan Kami mengutuk perbuatan tersebut kata warga.
Melihat cara kerja RSUD yang menjadi sorotan warga saat ini, mulai dari Pasien wajib bayar makan, tidak ada tabung oksigen dan sangat minimnya peralatan medis, menjadikan Kami sangat menghimbau kepada Bapak Ing Iskandarsyah selaku Bupati Karimun melalui Dinas Kesehatan, agar segera mengambil sikap, jangan melakukan pembiaran dan menjadikan permasalahan berlarut-larut, jika kenyataan permasalahan benar adanya, ini telah merusak citra dan nama baik Institusi Kesehatan jelas warga.( Redaksi )


Posting Komentar