Dengar Keluhan Warga, Eri Suandy Dan Rasno, Kunjungi Jambatan Sungai Desa Kundur.
Karimun, gamawanews.com Terkait ambruknya Jambatan Sungai Desa Kundur jalan utama lintas Desa Kundur Menuju Desa Sawang Laut yang saat ini didalam kondisi rusak parah, Rabu ( 25/04 ) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Provinsi Kepri Eri Suandy dan Anggota DPRD Kabupaten Karimun Rasno, SE, M.SI setelah mendengar keluhan warga, langsung mengambil sikap turun Kelokasi Jambatan yang ambruk untuk melihat langsung akan kemungkinan perbaikan Jambatan yang dimaksud.
Menurut Anggota DPRD Provinsi Kepri Eri Suandy disela-sela peninjauan kelokasi Jambatan yang ambruk di Sungai Desa Kundur kepada gamawanews.com mengemukakan, setelah mendengar keluhan warga Pulau Kundur terkait adanya Jambatan yang Ambruk, dirinya ( Eri-Red ) segera mengambil sikap turun kelapangan untuk melihat langsung sejauh-mana kerusakan Jambatan Sungai Desa Kundur tersebut kata Eri Panggilan Akrab Sang Anggota Dewan Dari Partai PDI Perjuangan.
Setelah dilakukan pemantauan langsung, memang Jambatan Sungai Desa Kundur, harus segera mendapat perbaikan, karena jika dibiarkan ambruknya jambatan tidak akan dapat dielakkan lagi jelas Eri.
Pulau Kundur secara keseluruhan dan Karimun merupakan Kampung Kite, kalau tidak Kita yang peduli siapa lagi, apalagi Jambatan Sungai Desa Kundur merupakan Akses satu-satunya jalan penghubung menuju Pusat Kota Kecamatan Kundur Barat dan Kecamatan Kundur, jika akses tersebut putus kasihan warga, dan saat ini dengan menggunakan dana bencana Jambatan sudah mulai dikerjakan perbaikannya ujar Eri.
Ditempat terpisah Anggota DPRD Kabupaten Karimun Rasno, SE, M.SI Juga dari Partai PDI Perjuangan menyatakan, memang benar apa yang dikatakan Bapak Eri Suandy, kerusakan Jambatan sudah sangat menguatirkan dan perlu segera mendapat perbaikan, dan alhamdulilah Jambatan saat ini sudah dimulai perbaikannya, sehingga didalam waktu dekat Jambatan dapat normal kembali untuk dilalui seperti biasa ucap Rasno.
Pantauan gamawanews.com dilapangan, penimbunan lubang Jambatan dengan menggunakan tanah timbun hanya bersifaf untuk mengantisipasi sementara saja, dan perbaikan secara utuh harus segera dilakukan dengan menggunakan dana bencana yang ada, karena jika dibiarkan, jalur transportasi darat di Desa Kundur akan putus total. ( Iwan ).


Posting Komentar