gamawanews.com Karimun, Keberadaan Batu Miring Pantai Teluk Dalam Desa Kundur RT. 017/ RW. 007 dalam beberapa tahun terakhir hingga saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, kepada Pemdakab. Karimun melalui Dinas Perkim sesuai Tupoksi sangat dihimbau untuk segera mendata dan mengifentarisasi untuk selanjutnya dilakukan perbaikan pembangunan dari kerusakan Turap yang dimaksud.
Menurut Yatno ( 48 ) warga yang berdomisili dan bertempat tinggal di pesisir pantai Teluk Dalam didampingi beberapa teman, Sabtu ( 04/02 ) kepada gamawanews.com menyatakan, terkikisnya Batu Miring tersebut sudah berlangsung lama, dan tidak jauh dari keberadaan Jambatan penghubung kata Yatno.
Seandanya kerusakan ini terus dibiarkan, ibarat " Bom Waktu " cepat atau lambat, dengan hempasan ombak yang cukup lumayan kuat disetiap harinya, batu-batu dari susunan Turap satu persatu akan terlepas dari kedudukannya dan hal itu sudah dibuktikan saat ini, kondisi Turap saat ini hanya bertopang pada beberapa batu yang masih bertahan pada susunan Turap jelas Yatno.
Jika Batu Miring tidak segera diperbaiki, Baru Miring akan rusak, jelas akan mempengaruhi bibir jalan dan erosi secara otomatis akan terjadi, sehingga mengakibatkan jalan utama pantai Teluk Dalam akan terputus ujar Yarno.
Sudah saatnya Pemdakab. Karimun melakukan pendataan dan mengifentarisasi kerusakan Batu Miring dan perbaikan dari kerusakan tersebut sudah sangat mendesak, Kami selaku warga sangat berharap kerusakan Turap dapat dikerjakan pembangunannya pada tahun 2023 ini ucap Yatno yang diamini oleh beberapa warga yang lain.
Ditempat terpisah Kades Kundur Marhalim saat ditemui dan diminta komentarnya menjelaskan, apa yang dikemukakan oleh warga cukup sangat beralasan, karena memang kerusakan Turap sudah sangat menguatirkan, dan terhadap kerusakan Turap tersebut sudah menjadi Usulan Prioritas Pembangunan Desa Kundur pada Musrembang Kecamatan beberapa waktu yang lalu, untuk segera dilakukan perbaikan pembangunannya ungkap Marhalim.
( Iwan )

Posting Komentar