Karimun, Kundur gamawanews.com Kerusakan ponton kedatangan pelabuhan Tanjung Batu Kundur yang telah berlangsung cukup lama, dengan tingkat perbaikan dermaga hanya sebatas ditampel sana-sini, setelah dirapatkan oleh Pihak Pengelola Pelabuhan, maka diputuskan, untuk menghadapi lonjakan penumpang jelang dan sesudah paska Hari Raya Idul Fitri, akan tetap menggunakan satu ponton, karena ponton kedatangan yang rusak dan telah diperbaiki seadanya dianggap belum layak untuk digunakan.
Menurut beberapa warga pengguna jasa pelabuhan Tanjung Batu Kundur, ketika diminta tanggapannya Senin Siang ( 09/03 ) mengemukakan, sewajarnya dermaga ponton yang telah lama bocor, diyakini sudah lama dapat diatasi oleh Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Perhubungan, karena kerusakannya sudah hampir sembilan bulanan lebih, mendekati hari raya Aidil Fitri tahun ini, pihak Dishub Karimun, sepertinya memang ada turun kelapangan untuk mencoba memperbaiki kerusakan ponton, tetapi hanya sebatas melakukan perbaikan ringan saja, wajar jika kondisi Ponton dipastikan belum layak untuk dipergunakan kata Sumber.
Ribuan calon penumpang pengguna jasa pelabuhan yang dalam waktu dekat menjelang lebaran Aidil Fitri akan segera memenuhi satu dermaga ponton dengan ukuran yang tidak seberapa tersebut, apakah diyakini keberadaan ponton tua yang telah termakan usia tersebut akan mampu menahan lonjakan penumpang, apakah tidak akan terjadi over kapasitas dari batas maksimal kemampuan ponton, kesemuanya menjadi PR, yang dianggap pelik untuk dipecahkan jelas Sumber.
Setahu dirinya, terhadap keberadaan pontoh jelas memiliki dana perawatan per tri-bulanan dan atau tahunan, setiap penumpang telah pula dikenakan Boarding Pass, Pas Masuk ke Dermaga keberangkatan, anehnya kemana dana Boarding Pass dan Dana Perawatan Dermaga Ponton yang telah dititipkan kepada SKPD ( Struktur Kerja Perangkat Daerah ) yang dimaksud, dan kepada APH dihimbau untuk menyelusuri permasahan yang dimaksud ujar Sumber.
Karena bagaimanapun, jika ketebukaan akan perbaikan Ponton tidak dilakukan secara maksimal, sampai kapan Dermaga Ponton yang rusak akan diperbaiki ucap warga.
Disini peran Bupati Karimun Ing Iskandarsyah selaku Kepala Daerah cukup penting, kenapa sampai kerusakan ponton yang telah mendekati satu tahun, sampai saat ini masih tebiarkan, panggil Pihak Dinas terkait yang telah diberi amanah untuk mengawasi dan memperbaiki Dermaga Ponton yang rusak, dimana permasalahannya, jangan seolah-olah tidak ada kejadian, dan menganggap suasana Dermaga aman-aman saja ungkap warga kesal. ( Redaksi )

Posting Komentar