Karimun, gamawanews.com Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Perhubungan Darat, telah menyerahkan mendat pengelolaan parkir disetiap sudut jalan, tetapi kenyataannya dilapangan, kesemberautan bahkan posisi parkir kendaraan roda empat banyak yang memakan badan jalan, seperti yang terlihat dijalan raya Meral dan masih banyak di titik perpakiran lain yang ada di Karimun.
Menurut Ketua DPD Gamawa Kepri Denni Subairi ketika dijumpai dan diminta tanggapannya Jum'at Siang ( 27/02 ) di Karimun kepada Awak Media mengemukakan, sepertinya cara kerja pengelolaan parkir dibawah koordinasi PT.MSM terkesan dipaksa, dengan minimnya wawasan para pekerja parkir dilapangan, yang tidak tahu cara bagaimana melakukan perparkiran yang benar, menjadikan ruas badan jalan terkesan menjadi tempat parkir baik oleh kendaraan roda dua maupun oleh kendaraan roda empat, suasana seperti ini jelas sangat menganggu pengguna jalan raya yang lain kata Denni.
Ketidak-siapan pekerja parkir dilapangan, jelas perlu dikaji ulang oleh Pemerintah Daerah melalui SKPD yang terkait, untuk menyerahkan lahan pengelolaan parkir secara utuh dibawah koordinasi PT.MSM jelas Denni.
Jika suasana Romadhan dengan pembelian takjil oleh ratusan warga setiap sore harinya, di sepuratan pinggiran jalan, dijadikan alasan untuk sulit melakukan pengaturan parkir, jelas tidak dapat diterima ujar Denni.
Untuk menyikapi suasana kesemberautan jalan, dirinya Denni ( Red ) menghimbau kepada pihak PT.MSM agar melakukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh, beri pelatihan kepada para juru parkir, jangan hanya ambil proyek saja, sementara resika kesemberautan diacuh dan dianggap angin lalu ucap Denni.
Jika dinilai kurang mampu didalam mengatasi perparkiran pada suasana tertentu, lakukan kerja-sama pengamanan terkait perparkiran dengan Aparan Kepolisian dimasing-masing Pelsek setempat, sehingga suasana parkir tidak menganggu para pengguna jalan yang lain serta masyarakat nyaman didalam beraktifitas ungkap Denni panggilan akrab Ketua DPD Gamawa Kepri. ( Redaksi )

Posting Komentar