Pentingnya Penerapan Pembelajaran Berbasis Project Dilingkungan SMK.
Karimun, Kuba, Gamawa News Com Penerapan Project didalam pembelajaran dilingkungan SMK ( Sekolah Menengah Kejuruan ) dinilai sangat penting, mengingat didalam Project yang dilakoni dalam bentuk pembelajaran, keahlian, kemampuan dan kreatifitas para pelajar "diasah" sehingga disaat menamatkan masa sekolah, para mantan pelajar SMK mampu bersaing dengan banyaknya para Calon Tenaga Kerja, mereka mantan pelajar SMK tidak lagi perlu ragu dan bimbang, untuk merasa tidak idak mampu bersaing.
Demikian dikatakan Alumni SMK Negeri Kundur Firdaus, S.Pd Kamis ( 30/11) kepada gamawanews.com menurut Firdaus, dirinya merasa tanpa bekal yang matang didalam menghadapi dunia praktek, terasa sulit bagi para alumni SMK untuk bersaing, untuk itu para Guru sangat dihimbau agar menerapkan pembelajaran berbasis Project kepada pelajar di setiap tatap muka di sekolah kata Firdaus.
Khusus disekolah Kejuruan seperti SMK, para Guru di wajib menerapkan Pembelajaran Berbasis Project, pembelajaran seperti ini sengaja dikenalkan kepada para pelajar, agar setelah menamatkan pendidikan di SMK, para pelajar tidak canggung, bimbang, ragu dan bingung jelas Firdaus.
Para Pelajar harus punya Skill dan Kompetensi, sehingga mampu bersaing dengan dunia kerja, penerapan model pembelajaran Inovatif seperti PJBL ( Project Base Learning ) dan Media Pembelajaran yang Variatif dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik ujar Firdaus.
Dengan pembelajaran yang selalu dihadapkan dengan "Dunia" Praktek, para Peserta Didik tidak lagi perlu merasa kuatir dan bimbang, karena ilmu yang diperoleh selama masa disekolah, langsung berhadapan dengan dunia praktek, dan anak didik tidak hanya diajar sebatas dunia teorie saja ucap Firdaus.
Pantauan gamawanews.com di lapangan, apa yang dikatakan oleh Firdaus sangat cukup beralasan, bagi para orang tua yang kehidupan ekonominya mampu, mungkin para peserta didik untuk sementara tidak merasa bimbang dan kuatir, karena akan melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi, tetapi bagi orang tua peserta didik yang ekonominya terbatas, justru masuk ke SMK, dengan harapan si Anak bisa langsung dapat bekerja dengan bekal ilmu yang diperoleh dari Sekolah setelah tamat. Karena bagaimanapun teori dan praktek cukup jauh berbeda.( Iwan ).

Posting Komentar