Karimun– gamawanews.com Kapal kayu kargo KM Andrian Saputra GT 34 dilaporkan tenggelam saat sedang melakukan proses muat barang di Pelabuhan Indora, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu ( 01/08 ) sekitar jam 19.45 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal berkapasitas sekitar 80 ton tersebut telah bersandar di Pelabuhan Indora sejak Rabu (29/07 ) Selama beberapa hari, kapal memuat berbagai kebutuhan pokok (sembako) yang rencananya akan didistribusikan ke wilayah Pulau Burung dan Guntung.
Namun, saat proses pemuatan masih berlangsung pada Sabtu malam, kapal diduga mengalami kebocoran hingga kemasukan air dan akhirnya tenggelam di area pelabuhan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri.
Adapun awak kapal terdiri atas seorang nakhoda, Bujang, serta tiga anak buah kapal (ABK), yakni Riki (20), Ipit (30), dan Mulyadi (24).
Akibat kejadian itu, kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp800 juta, meliputi kapal beserta muatan sembako yang berada di dalamnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti tenggelamnya kapal masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran pada lambung kapal yang mengakibatkan air masuk ke dalam kapal hingga kehilangan daya apung.
Kasus kecelakaan laut tersebut kini masih ditangani oleh Polairud Polda Kepulauan Riau, yang telah melakukan penanganan awal serta penyelidikan guna memastikan penyebab pasti insiden.
Pihak berwenang juga diharapkan segera melakukan proses evakuasi kapal serta pengamanan muatan untuk mencegah kerugian yang lebih besar dan menghindari gangguan terhadap aktivitas pelayaran di kawasan Pelabuhan Indora ( Redaksi )

Posting Komentar