Karimun – gamawanews.com Dua orang pelajar asal Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kamis malam ( 09/07 ) sempat dilaporkan tersesat saat mendaki Gunung Jantan di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing. Berkat koordinasi cepat antara aparat kepolisian, TNI, Basarnas, dan masyarakat, kedua remaja tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Kedua pelajar tersebut masing-masing berinisial M. Riski (15) dan M. Rizqy Andika (15). Keduanya diketahui berangkat menuju Gunung Jantan sekitar pukul 14.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor masing-masing.
Setelah memarkir kendaraan di area parkir, mereka melanjutkan pendakian dan tiba di puncak sekitar pukul 16.00 WIB. Di lokasi tersebut, keduanya beristirahat di dekat sebuah batu besar dan tanpa sadar tertidur.
Saat terbangun sekitar pukul 19.00 WIB, kondisi sudah gelap sehingga mereka kesulitan menemukan jalur turun. Dalam situasi tersebut, M. Riski sempat menghubungi Call Center 110 Polres Karimun untuk meminta bantuan. Namun, karena baterai telepon genggam habis, komunikasi terputus dan keduanya memutuskan menunggu pertolongan di sekitar lokasi.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Tebing bersama Bhabinkamtibmas Desa Pongkar, Babinsa, Tim Basarnas Kabupaten Karimun dan dibantu warga setempat serta keluarga korban segera melakukan pencarian.
Sekitar pukul 00.00 WIB, kedua pelajar berhasil ditemukan dalam keadaan sehat tanpa mengalami cedera. Selanjutnya, mereka dievakuasi turun dari gunung dan tiba kembali di rumah masing-masing bersama orang tua sekitar pukul 01.30 WIB.
Kapolsek Tebing AKP Sunkum Kaban yang memimpin langsung proses pencarian bersama personel gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Desa Pongkar AIPTU Andi Susilo, S.H., Babinsa Serka Sarmo, Tim Basarnas Kabupaten Karimun, serta warga Desa Pongkar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para pendaki pemula, agar mempersiapkan perjalanan dengan matang, memperhatikan kondisi cuaca, membawa perlengkapan yang memadai, serta menghindari pendakian tanpa perencanaan yang baik agar kejadian serupa tidak terulang. ( Redaksi )



Posting Komentar