Karimun, Kundur. gamawanews.com Bertempat di Balai Sri Gading Pusat Kota Tanjung Batu Kundur, Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Yayasan Pemajuan Kepulauan Kundur Saptu Pagi ( 11/04 ) berlangsung dengan cukup meriah dan dihadiri oleh para Dinas, Badan dan Instansi dari berbagai Lintas Sektoral.
Melalui Thema " Bersama dalam kemaafan - Bersama untuk Kemajuan " dihadiri oleh Bupati Karimun Ing H.Iskandarsyah, H. Huzrin Hood S.H M.H M.Pdi (Tokoh Masyarakat Kepri), DPRD Provinsi Kepri Hj. Rohani SAp , H.M, Sdr. Taufiq SH.MM, Ketua DPRD Karimun Raja Pariza ST.MM, Anggota dengan anggota Satria SE , H.Anwar SH , Martin Lesmana SE , Hadi Siswanto SH.i , H.Joko Warsilo , Hasanudin SE Arsiante dan Arbai, Ka. SPN Polda Kepri, Camat Se-Pulau Kundur, Danramil 03 Kundur, Kapolsek Kundur, Kapolsek Kuba/Kuta, Perwakilan Kacabjari Tanjungbatu, Dan Pos AL , KUA Se-Pulau Kundur, KA UPT Se-Pulau Kundur, Toga, Tomas, Ormas, Paguyuban, Para Kepala Sekolah Se-Pulau Kundur dengan undangan yang hadir kurang-lebih sebanyak ± 150 orang.
Dalam kata sambutannya dihadapan tamu undangan yang hadir Bupati Karimun Ing Iskandarsyah mengemukakan, Pemkab Karimun berencana membangun tanggul untuk mendukung kemajuan Pulau Kundur kata Bupati.
Pekerja asal Karimun, khususnya dari Pulau Kundur yang bekerja di luar Malaysia, akan mendapat kemudahan dalam pengurusan administrasi keimigrasian, Rencana pembukaan transportasi laut ke Pulau Kukup (Malaysia) sebanyak 2 kali dalam seminggu jelas Bupati.
Pengelolaan tambang timah akan dilakukan melalui kerja sama dengan Koperasi Merah Putih, Ditekankan bahwa aktivitas pertambangan merupakan sektor yang legal dan bernilai ekonomi, dan Tahun 2026, akan disekolahkan 5 dokter spesialis untuk nantinya bertugas di RSU Tanjungbatu ujar Bupati.
Ditempat yang sama Tokoh masyarakat Kepri sekaligus Putra Pulau Kundur Huzrin Hood menyatakan, Arus pekerja dari Kundur ke Malaysia (± 5.000 orang per bulan) dapat ditekan jika Kundur berkembang menjadi wilayah pertanian yang subur dan produktif mengingat Pertanian merupakan solusi utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal ucap Huzrin panggilan akrab sang Tomas.
Saat ini, Yayasan Pemajuan Kepulauan Kundur mengajukan permohonan peminjaman lahan ±30 hektare di wilayah Kobel, Pulau Kundur. Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk budidaya kelapa kopyor sebagai komoditas unggulan daerah. Pembangunan difokuskan pada sektor produktif seperti pertanian (termasuk pembangunan tanggul) ungkap Huzrin Hood.( Redaksi )



Posting Komentar