Karimun, Ungar gamawanews.com Semenjak dimekarkan, Desa Sungai Buluh Kecamatan Ungar Kabupaten Karimun dibawah kepemimpinan beberapa Kades dan saat ini berada dibawah Pimpinan Tamrin, pembenahan dan geliat pembangunan terus digesa, jalan diperkampungan pelosok desa terus ditata, bangunan yang tepat sasaran dan menyentuh langsung sisi kehidupan masyarakat di setiap dusun sesuai kemampuan anggaran Desa terus diujutkan.
Pelabuhan kecil yang dahulunya hanya sebatas Tempat Tambatan Perahu bagi para nelayan tempatan, se-iring berjalannya waktu, karena dianggap berlokasi cukup strategis dan berjarak tempuh tidak sebegitu jauh dari Pusat Kota Pulau Kundur, hanya beberapa menit dari Pelabuhan Desa Sungai Buluh menuju Pelabuhan Tanjung Batu Kundur PP ( Pulang Pergi ) menggunakan Boad Pancung, dengan harga Rp.3000 Rupiah Per Orang untuk 5 orang Penumpang Boad Pancung dan atau bisa membayar Rp.15 Ribu langsung satu Boad Pancung ranpa adanya penumpang lain, dengan tidak merogoh kantong yang cukup dalam warga masyarakat cukup merasa terbantu.
Ditambah lagi dengan keramah-tamahan para pengelola dan atau Pemilik Boad Pancung yang selalu mengutamakan pelayanan, cukup menjadikan pelabuhan Boad Pancung Kelurahan Alai Pusat Kota Kecamatan Ungar secara berlahan bergeser ke Pelabuhan Desa Sungai Buluh.
Disambut dengan beragam merk kendaraan roda dua, yang siap mengantar penumpang dan atau di carter dengan harga yang cukup lumayan terjangkau dengan jalan aspal yang mulus, menjadikan wajar jika Pelabuhan Sungai Buluh selalu ramai dipenuhi oleh banyak penumpang dan para pedagang yang menjajakan jualannya dari pagi, siang hingga sore hari.
Kepala Desa Sungai Buluh Tamrin, saat dihubungi Awak Media melalui Via Ponsel Selasa ( 04/08 ) terkait keberadaan pelabuhan mengemukakan, jika memang keberadaan Dermaga Desa Sungai Buluh oleh banyak pihak dijadikan aikon dan gerbang masuk menuju Kecamatan Ungar, Kita dari Pemdes ucapkan terima-kasih, dan Kita dari Pemdes bersama lembaga dan Perangkat Desa, jelas akan tetap rerus melakukan pembenahan disana-sini, sehingga Desa Sungai Buluh dapat bersaing, mensejajarkan diri dengan Desa Lain yang sudah lebih terdahulu maju kata Tamrin.
Keramaian Pelabuhan Desa Sungai Buluh bisa saja dikarenakan letak Kantor Kecamatan cukup dekat dengan pelabuhan dan Desa Sungai buluh juga berada di pertengahan antara Kelurahan Alai dengan Desa Batu Limau jelas Tamrin panggilan akrab sang Kades Sungai Buluh.
Beberapa penumpang pengguna jasa Boad Pancung, saat diminta komentar secara acak menyatakan, keberadaan Pelabuhan Sungai Buluh lebih nyaman, rasa kekeluargaan sesama penumpang, para pedangan dan pengelola Boad Pancung serta pemilik ragam kendaraan yang selalu setia menunggu penumpang cukup terasa, apalagi jam operasi pelabuhan dan Boad Pancung sampai malam hari dengan antrian yang tidak perlu berlama-lama ujar Sumber.( Redaksi )

Posting Komentar