Isra Mi'raj Warga Semembang Bertempat Di Masjid Nurul Yakin, Dihadiri Banyak Warga Dan Tamu Undangan.


karimun, semembang, durai gamawanews.com kegiatan keagamaan isra mi'raj yang diselenggarakan bertempat di masjid nurul yakin rt.002/ rw.002 desa semembang jum'at ( 16/01 ) selain dihadiri oleh camat durai, ketua iphi kecamatan, lembaga, perangkat desa dan dipenuhi oleh warga beserta undangan yang hadir, membuktikan begitu antutiasnya warga didalam menyambut momen kegiatan keagamaan.

menurut kades semembang suhaimi didampingi ustazd h. marsidi, s.h.i dihadapan para tamu undangan yang hadir dalam kata sambutannya mengemukakan, terima kasih yang tidak terhingga kepada warga masyarakat beserta tamu undangan yang telah meluangkan waktu, menyempatkan diri dan meringankan langkah hadir dan berkumpul bersama di masjid nurul yakin dalam acara memperingati isra mi'rad, semoga jalinan silaturahmi sesama kita yang telah terbina dengan erat selama ini, dapat semakin terus ditingkatkan kata suhaimi.

pada tahun 2026 ini, isra mi'raj yang jatuh pada hari jumat 16 januari 2026. dan merupakan peristiwa yang kembali mengingatkan kita, akan perjalanan spiritual nabi muhammad saw dari masjidil haram ke masjidil aqsa, sehingga naik ke sidratul muntaha, dan kesemuanya nanti akan dijelaskan secara lebih rinci oleh ustadz kita bapak h.marsidi.s.h.i jelas suhaimi sang kades.

Ditempat yang sama Ustadz H.Marsidi, S.H.I dalam ceramah agamanya menjelaskan Isra Mi'raj adalah peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam ke langit, untuk menerima perintah salat lima waktu. Kejadian ini terjadi dalam satu malam dan terbagi menjadi dua bagian, Isra, perjalanan dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, dan Mi'raj, perjalanan spiritual ke langit hingga Sidratul Muntaha ujar Marsidi.

Oleh karena itu, Isra Mi'raj bukan sebuah perjalanan fisik biasa, tetapi juga perjalanan spiritual, yang sarat makna dan hikmah yang kita rasakan hingga hari ini, Isra Miraj terjadi sekitar tahun ke-10 kenabian. Kala itu, Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam menghadapi tekanan berat setelah wafatnya Khadijah, istri beliau, dan Abu Thalib, pamannya. Peristiwa ini dikenal sebagai 'Aam al-Huzn' (Tahun Kesedihan) ucap Marsidi.

Lebih jauh menurut Marsidi, Isra dimulai ketika Nabi dibawa oleh Malaikat Jibril menggunakan Buraq, hewan berwarna putih yang sangat cepat. Setelah tiba di Masjidil Aqsa, beliau memimpin salat bersama para nabi terdahulu,Pada tahap Miraj, Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam naik ke lapisan langit ke-tujuh, bertemu dengan para nabi seperti Nabi Adam, Nabi Musa, dan Nabi Isa, hingga mencapai Sidratul Muntaha. Dari perjalanan ini, umat Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk melaksanakan salat lima waktu ungkap Marsidi.

Isra Miraj memiliki tujuan mendalam dan mengandung hikmah yang relevan hingga kini, untuk kehidupan umat Islam. Di antaranya yaitu, Meningkatkan Keimanan kata Marsidi Sang Ustadz. ( Redaksi )

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama